 | | | Dari kiri - kanan: Ir. Manerep Pasaribu (GM WILSU), Hariadi Sadono (DIRLJB), Ir. Misbachul Munir (GM | |
Kitsu, Kunjungan Direktur PT PLN (Persero) Luar Jawa-Bali (DIRLJB) di Kantor Induk PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumbagut merupakan yang pertama kali pada saat Bp. Ir. Misbachul Munir menjabat sebagai General Manajer PLN KITSUMBAGUT. Turut hadir GM Wilsu Bp. Ir. Manerep Pasaribu, GM Pikitring Suar Bp. Ir. Indra Pribadi dan juga rekan-rekan dari P3B dalam menyambut kedatangan DIRLJB Bp. Hariadi Sadono kali ini.
Dalam kunjungannya DIRLJB ingin mengetahui sejauh mana perkembangan kondisi sistem kelistrikan Sumatera Utara saat ini. Berdasarkan informasi yang didapat bahwa kondisi kelistrikan Sumatera Utara saat ini sudah jauh membaik ujar DIRLJB Bp. Hariadi. Beliau menambahkan, untuk mengoperasikan suatu sistem harus dilakukan secara bersama-sama dan terkoordinasi.
Forum yang berlangsung sekitar hampir 2 jam tersebut membicarakan hal-hal apa saja yang dihadapi unit-unit PLN Regional Sumut dan melakukan sharing atau saling tukar pikiran membahas diantaranya, bahwa proyek pembangunan PLTU labuhan angin dengan kapasitas 2 x 115 MW untuk Unit I telah synchron bulan September 2008 yang lalu, rencana untuk Unit II akan selesai pada April 2009 mendatang ujar GM PLN Piktring Suar Bp. Ir. Indra Pribadi.
Menurut GM PLN KITSU Bp. Ir. Misbachul Munir kendala yang dihadapi saat ini adalah mengenai sumber pasokan batubara, yang mana pihak yang ditunjuk untuk melakukan kerja sama menyediakan batubara belum bisa bekerja secara maksimal diantara mengenai sistem transportir pengangkutan batubara tersebut. Namun demikian segala upaya terus dilakukan untuk memperoleh pasokan batubara untuk pengoperasian pembangkitan kita saat ini. Selain itu Manager Sektor PLTU Labuhan Angin menambahkan, bahwa untuk saat ini dibutuhkan SDM sekitar 86 orang dan dilebihkan tenaga outsourcing 26 orang untuk menutupi kekurangan pegawai. Namun pada November 2008 dihadirkan 1 orang dari mutasi asal Sektor B. Asam, selanjutnya 12 orang dari rekrutmen D1 pada Desember 2008 dan pada Februari 2009 akan dihadirkan 73 orang dari rekrutmen direct shoping beasiswa D1.
Untuk menghadapi Natal, Tahun Baru 2009 dan pemilu telah disiapkan kapasitas sebesar 157 MW hal diupayakan agar tidak terjadi pemadaman pada hari-hari penting tersebut. Apabila terjadi pemadaman, hanya bertujuan melakukan pemeliharan jaringan ujar GM Wilsu Bp. Ir. Manerep Pasaribu.
DIRLJB Bp. Hariadi memberikan masukkan mengenai mesin PLTU Lab. Angin yang merupakan buatan China bahwa mesin tersebut harus dipelajari karakteristiknya agar tidak ditemui masalah-masalah didalam pengoperasiannya. Mesin dari China bisa diandalkan tetapi karakternya harus dipelajari. Sehingga para tenaga ahli dari kita yang bertugas mengoperasikan mesin tersebut harus bersinergi dengan personil dari China untuk pengoperasian yang lebih optimal. Bp. Hariadi menambahkan, “serupiah yang dikeluarkan tanpa manfaat dapat diartikan mahal, tetapi sejuta yang dikeluarkan apabila memiliki manfaat dan kegunaan sangat berarti murah”. Dapat disimpulkan, bahwa segala sesuatu yang dilakukan untuk memperoleh hasil yang lebih baik diperlukan suatu pengorbanan, sehingga semua upaya yang kita lakukan untuk mengoptimalkan sistem kelistrikan Sumbagut tidak menjadi sia-sia.
|